Makam Kiyai Pudang adalah makam tua yang berada di wilayah Desa Kesenet Kec Banjarmangu, tepatnya di belantaran Kali merawu. Sosok Kiyai Pudang adalah keturunan dari Raja Brawijaya V yang ke empat. Raja Brawijaya V mempunyai tiga orang Istri yang pertama mempunyai putra yang bernama Raden Santri yang dimakamkan di Gunung Pring Muntilan Magelang, Istri yang Kedua mempunyai putra yang bernama Kiyai Pleret yang dimakamkan di Kudus, dan dari Istri yang Ketiga mempunyai putri yang bernama Dewi Supiyah dan Raden Solehudin atau yang dikenal dengan Kiyai Pudang. Beliau menyebarkan Islam pertama kali di Kabupaten Banjarnegara di Madukara bertemu dengan salah satu tokoh ternamaan yang dijuluki Ki Ageng Bramasari, dan kemudian Mbah Kiyai Pudang menikah dan menetap di Kesenet dan beliau mempunyai 2 orang putra. Dan beliau akhirnya berdakwah di Daerah Kesenet bersama dengan Sunan Giri Gripit, Syekh Wanayasa, Syekh Karangkobar, dan Mbah Kiyai Wulung. Salah satu peninggalan beliau adalah linggis (gejug dalam bahasa jawa) yang digunakan untuk babad kali merawu, konon ketika beliau menancapkan satu kali tancapan seakan 100 orang yang mengerjakan. Mbah Kiyai Pudang meninggal sekitar tahun 1812 M dan dimakamkan di Makam Pudang Desa Kesenet. Hingga saat ini Makam Kiyai Pudang sering dikunjungi untuk Ziarah oleh warga baik dari dalam maupun luar desa.

Fasilitas Yang Tersedia

  • Dilarang Merokok

Tulis Ulasan

5 Average Ratting
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jam Buka

Saat Ini Buka
Membuka
Membuka
Membuka
Membuka
Membuka
Membuka
Tutup
20 Agustus 2022 12:28 pm

Info Tambahan